Seminar Nasional Pendidikan IPA 2016

Minggu, 29 November 2015

Berbagi: Soal Latihan UAS Fisika Kelas X Kurikulum 2013

Berbagi: Soal Latihan UAS Fisika Kelas X Bimbel Atom 2015
 
Hayooo... sedang bingung mempersiapkan UAS Fisika?? Sangat jarang memang mencari soal latihan UAS Fisika dengan kurikulum 2013. Oleh karena itu, untuk menguji kesiapan adek-adek dalam menghadapi UAS, saya bersama Bimbel Atom Malang telah menyiapkan Soal Latihan UAS Fisika Kelas X. File soal dapat diunduh melalui link di bawah ini...


Bimbingan Belajar Atom Malang

Bimbingan Belajar Atom Malang


Partner sejati hadir di Kota Malang untuk membantu putra / putri Anda MERAIH PRESTASI.

Bimbingan Belajar Atom hadir dengan nuansa baru dan inovasi dalam paket belajar yang kami sediakan.


Bimbel Atom Malang tidak menjual nama, kami berikan bukti testimoni dari siswa maupun orang tua siswa kami.

Sabtu, 28 November 2015

Berbagi: Soal Latihan UAS Fisika Kelas XI Kurikulum 2013

Berbagi: Soal Latihan UAS Fisika Kelas XI Bimbel Atom 2015

Hayooo... sedang bingung mempersiapkan UAS Fisika?? Sangat jarang memang mencari soal latihan UAS Fisika dengan kurikulum 2013. Oleh karena itu, untuk menguji kesiapan adek-adek dalam menghadapi UAS, saya bersama Bimbel Atom Malang telah menyiapkan Soal Latihan UAS Fisika Kelas XI. File soal dapat diunduh melalui link di bawah ini... Selamat belajar... Semoga sukses. Jangan lupa BERBAGI...

Kamis, 01 Oktober 2015

Berbagi: Soal Fisika Kinematika Gerak

Berbagi: Soal Fisika SMA
Kinematika Gerak
Tipe Soal: SBMPTN

Bola A terletak pada ketinggian 60 m vertical di atas bola B. Pada saat bersamaan A dilepas dan B dilempar vertikel ke atas dengan kecepatan 20 m/s. Bola A dan B bertemu pada saat…
1) Kelajuan kedua bola sama
2) Bola B turun
3) 2 sekon setelah A dilepas
4) 15 m di atas posisi B mula-mula

Frameworks for K-12 Science & Engineering

Frameworks for K-12 Science & Engineering
Kerangka kerja K-12 Ilmu pengetahuan dan Teknik

K-12 adalah kerangka kerja yang didesain untuk membantu mewujudkan visi dari pendidikan ilmu pengetahuan dan teknik pada setiap siswa di US, selama beberapa tahun sekolah, secara aktif mengajak siswa melakukan praktek ilmu pengetahuan dan teknik, dan menerapkan konsep lintas sektor untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap ide pokok pada bidang ini.

Lebih lengkap tentang K-12:
Download File Utama: 2012-NRC-Frameworks for K-12 Science & Engineering

Download File Resume

Berbagi: Soal Fisika Fluida

Soal Fisika SMA
Fluida
Tipe Soal: SBMPTN
     
Sebuah logam C merupakan campuran logam  A dan B. Jika ditimbang di udara, massa logam C adalah 200 gram, tetapi jika ditimbang di air, massanya Nampak menjadi 185 gram. Jika kerapatan logam A = 20 gram/cm3 dan kerapatan logam B = 10 gram/cm3, maka massa logam A adalah... 
a.       15 gram
b.      25 gram
c.       33.3 gram
d.      100 gram
e.       133.3 gram

Jawab 

Selasa, 07 Januari 2014

Praktikum Kimia Dasar : Termokimia

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Konsep Termokimia
            Termokimia dapat didefinisikan sebagai bagian ilmu kimia yang mempelajari dinamika atau perubahan reaksi kimia dengan mengamati panas/termal nya saja. Salah satu terapan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari ialah reaksi kimia dalam tubuh kita dimana produksi dari energi-energi yang dibutuhkan atau dikeluarkan untuk semua tugas yang kita lakukan. Pembakaran dari bahan bakar seperti minyak dan batu bara dipakai untuk pembangkit listrik. Bensin yang dibakar dalam mesin mobil akan menghasilkan kekuatan yang menyebabkan mobil berjalan. Bila kita mempunyai kompor gas berarti kita membakar gas metan (komponen utama dari gas alam) yang menghasilkan panas untuk memasak. Dan melalui urutan reaksi yang disebut metabolisme, makanan yang dimakan akan menghasilkan energi yang kita perlukan untuk tubuh agar berfungsi.
Hampir semua reaksi kimia selalu ada energi yang diambil atau dikeluarkan. Mari kita periksa terjadinya hal ini dan bagaimana kita mengetahui adanya perubahan energi.

a.Peristiwa termokimia

Senin, 23 Desember 2013

Praktikum Kimia Dasar : Pemurnian Zat

BAB I
PENDAHULUAN

1.1         LATAR BELAKANG
Ada berbagai cara pemisahan dan pemurnian suatu zat dari campurannya secara fisik antara lain adalah dekantasi, sublimasi, filtrasi, ekstraksi, koagulasi, adsorpsi, dan destilasi.
Dekantasi merupakan proses pemisahan padatan dari cairan. Padatan dibiarkan turun ke dasar labu, kemudian cairannya dituangkan dengan hati-hati agar padatan tidak terganggu. Sublimasi adalah proses pemurnian suatu zat dengan jalan memanaskan campuran, sehingga dihasilkan sublimat. (sublimat merupakan kumpulan materi pada tempat tertentu yang terbentuk pada pemanasan zat yang dapat berubah langsung dari fasa padat ke fasa gas dan kembali lagi ke fasa padat). Filtrasi adalah proses pemisahan padatan dari cairan dengan menggunakan bahan berpori yang hanya dilalui oleh cairan. Ekstraksi adalah proses pengambilan salah satu komponen campuran dengan menggunakan pelarut. Koagulasi merupakan proses pengendapan koloid. Adsorpsi adalah kemampuan untuk menyerap gas, cairan, atau zat terlarut pada permukaannnya. Destilasi adalah pemurnian cairan dengan jalan mendidihkannya, mendinginkan uap yang terbentuk dan mengumpulkan cairan yang diperoleh dari pendingin uap.
1.2         RUMUSAN MASALAH

Praktikum Kimia Dasar : Stoikiometri

MAKALAH PRAKTIKUM KIMIA
STOIKIOMETRI LARUTAN




DOSEN PEMBIMBING
Drs. Sudarsono

Pengantar Pendidikan : PENDIDIKAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL


MAKALAH
PENDIDIKAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Pendidikan
yang dibina oleh Bapak Usep Kustiawan
Oleh:
Bakhrul Rizky K.        ( 110321406354 )
Rina Antika                 ( 110321419535 )


UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN FISIKA
November 2011

Senin, 09 Desember 2013

Pengalaman : Welcome Party Beswan Djarum RSO Surabaya

[Nation Building Hari Pertama : Keberangkatan]


Malang. Kamis, 7 November 2013. pukul 09.00 WIB, Sebanyak 29 Beswan Djalang29 – julukan dari Beswan Djarum DSO Malang angkatan 29 – berkumpul di Taman Krida lengkap dengan atribut hitam-kuning. Beswan Djalang 29 yang didampingi oleh empat pendamping yang terdiri dari pembina Beswan Malang dan Beswan Malang angkatan 28 ini sudah tidak sabar untuk memanaskan acara Nation Buillding yang diselenggarakan di kota Semarang oleh Djarum Foundation. Sembari menunggu seluruh Beswan Djalang29 datang, pengecekan barang dilakukan oleh pendamping untuk menghindari perlengkapan yang tertinggal. Tidak hanya itu, Beswan Djalang29 juga mematangkan Yel-yel yang telah dipersiapkan untuk menggemparkan kota Surabaya. Ya, Surabaya. Sebelum bertolak menuju Semarang, Beswan Djalang29 – bersama Beswan dari wilayah Indonesia Timur – yang tergabung dalam RSO Surabaya berkumpul di Kantor Regional Djarum Surabaya dalam acara Welcome Party.



Kamis, 17 Januari 2013

Biologi : Reproduksi Tumbuhan

Reproduksi Tumbuhan


Flora atau tumbuh-tumbuhan sama halnya dengan binatang dan manusia sama-sama melakukan kegiatan berkembang biak dengan tujuan untuk menghindari kepunahan pada spesies atau rasnya. Kegiatan berkembangbiak atau beranak ini pada tumbuhan dapat dilakukan secara tidak kawin atau tanpa melalui perkawinan antara sel kelamin jantan betina atau kepala putik dengan benang sari.


Perkembangbiakan Tak Kawin Secara Alami / Vegetatif Alami,
Perkembangbiakan secara alami adalah berkembang biaknya tumbuhan tanpa bantuan tangan manusia untuk terjadi pembuahan / anakan tanaman baru.
a. Umbi Lapis, adalah tumbuhnya tunas pada sela-sela lapisan umbi. Contohnya seperti bawang merah, bawang bombay dll
b. Umbi Batang, adalah batang yang beralih fungsi sebagai tempat penimbunan makanan dengan calon tunas-tunas kecil yang berada di sekitarnya yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Contoh seperti kentang, ubi.
c. Geragih, adalah batang yang menjalar secara terus-menerus di mana pada ruas batang dapat muncul tunas-tunas baru. Misalnya seperti tanaman rumput teki, arbei, kangkung, strawbery dan lain sebagainya.
d. Akar Tinggal, adalah tunas yang muncul pada batang tumbuhan yang tumbuh secara mendatar di tanah. Contohnya seperti keladi, alang-alanga, dll.
e. Spora, adalah cara tumbuhan paku, lumut dan jamur berkembang biak dengan membentuk spora tempat tunas baru akan muncul.
 f. Tunas, adalah tumbuhan anakan yang muncul di samping tumbuhan induknya. COntohnya yakni seperti pohon pisang, bambu, tebu, dan lain sebagainya.
g. Tunas Adventif, adventif adalah tunas yang tumbuh pada bagian-bagian tertentu seperti pada akar, daun, dsb. Contoh tanaman bertunas adventif adalah seperti pohon cemara, kesemek, sukun, dll
h. Hormegenium, adalah perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan ganggang berbentuk benang dengan cara memutus benang yang ada. Pada benang yang terputus nantinya kana tumbuh individu baru.
i. Pembelahan Sel, adalah perkembangbiakan pada tumbuhan bersel satu. 


Perkembanbiakan Tidak Kawin Buatan / Reproduksi Vegetatif Buatan

Biologi : Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan

Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan


Pertumbuhan adalah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel (tidak dapat balik), dan terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap-tiap sel. Pada proses pertumbuhan biasa disertai dengan terjadinya perubahan bentuk. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif.
Perkembangan adalah proses menuju dewasa. Proses perkembangan berjalan sejajar dengan pertumbuhan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan proses yang tidak dapat diukur. Dengan kata lain, perkembangan bersifat kualitatif, tidak dapat dinyatakan dengan angka.

Macam-macam pertumbuhan pada tumbuhan, yaitu:
a. Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang memanjang baik yang terjadi pada ujung akar maupun ujung batang. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan alat auksanometer.
Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu:
- Daerah pembelahan sel, terdapat di bagian ujung akar. Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik).
- Daerah perpanjangan sel, terletak di belakang daerah pembelahan. Sel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang.
- Daerah diferensiasi sel, merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus.
b.Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang dapat menambah diameter batang.
Pertumbuhan sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan pada tumbuhan

Biologi : Bunga

Bunga


 Struktur bunga:
a.       Kelopak bunga
            merupakan bagian bunga yang masih mempertahankan sifat daun. Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi kuncup bunga sebelum bunga mekar. Mahkota bunga biasanya memiliki warna dan bentuk yang menarik jika dibandingkan dengan kelopak bunga. Mahkota bunga ini berperan dalam menarik serangga dan agen penyerbukan yang lain.
b.      Benang sari
      merupakan bagian yang berperan sebagai alat reproduksi jantan pada bunga, benang sari terdiri atas kepala sari yang merupakan tempat berkembangnya serbuk sari (gametofit jantan) dan suatu tangkai yang disebut filamen (tangkai sari).
c.       Putik
      merupakan alat reproduksi betina pada bunga. Pada putik terdapat kepala putik yang biasanya memiliki permukaan yang lengket sebagai tempat menempelnya serbuk sari. Selain itu, putik memiliki saluran yang disebut tangkai putik. Saluran ini menuju ke ovarium pada dasar bunga yang mengandung bakal buah tempat sel telur (gametofit betina).
d.      Mahkota
      merupakan bagian bunga yang indah dan berwarna-warni.
                  e.   Dasar dan tangkai bunga
      sebagai tempat kedudukan bunga.

Jumat, 11 Januari 2013

Banner Advertising

Banner Advertising


We accept banner advertising. Attach your ad on our blog, advertising is very cheap price, our blog visitors come from many countries so the chances are very high your ad is sold.



  1. Advertising spots Header height and width (190 px X 900 px) at Rp. 100,000, -/month (Indonesian currency). Shown on every page
  2. Advertising spots right or left: height and width (340x340) at Rp. 60,000, -/month (Indonesian currency). Shown on every page
  3. Advertising spots Footer height and width (200 px X 1000px) at Rp. 80,000, -/month (Indonesian currency). Shown on every page




.
If you are interested, please contact:
Name: Bakhrul Rizky Kurniawan
Home Countries: Indonesia
Phone Number: (+62) 085 736 012 197




Rabu, 09 Januari 2013

Biologi : Daun

Daun


2.2.3.1 Bentuk daun
a. Menyirip.
Tulang daun jenis ini memiliki susunan seperti sirip-sirip ikan. Contoh tumbuhan yang memiliki jenis tulang seperti ini adalah tulang daun jambu, mangga, dan rambutan.
b. Melengkung.
Tulang daun melengkung berbentuk seperti garis-garis melengkung. Tulang daun jenis ini dapat kita temukan pada berbagai tumbuhan di lingkungan sekitar kita. Misalnya, tulang daun sirih, gadung, dan genjer.
c. Menjari.
Tulang daun menjari bentuknya seperti jari-jari tangan manusia. Misalnya, tulang daun pepaya, jarak, ketela pohon, dan kapas.
d. Sejajar.
Tulang daun sejajar berbentuk seperti garis-garis sejajar. Tiaptiap ujung tulang daun menyatu. Misalnya, tulang daun tebu, padi, dan semua jenis rumput-rumputan.

2.2.3.2 anatomi daun :
1. Epidermis

Biologi : Batang

Batang


2.2.2.1 Fungsi Batang
a.Penopang.
Fungsi utama batang adalah menjaga agar tumbuhan tetap tegak dan menjadikan daun sedekat mungkin dengan sumber cahaya (khususnya matahari). Batang tumbuh makin tinggi atau makin panjang. Hal ini menyebabkan daun yang tumbuh pada batang makin mudah mendapatkan cahaya.
b. Pengangkut.
Batang berguna sebagai pengangkut air dan mineral dari akar ke daun. Selain itu, batang berperan penting dalam proses pengangkutan zat-zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
c. Penyimpan
Pada beberapa tumbuhan, batang berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan. Misalnya, batang pada tumbuhan sagu. Makanan cadangan disini juga bisa berwujud air, Misalnya, pada tumbuhan tebu dan kaktus. Makanan cadangan ini akan digunakan saat diperlukan.
d. Alat perkembangbiakan.
Batang juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. Hampir semua pertumbuhan vegetatif, baik secara alami maupun buatan, menggunakan batang.


2.2.2.2 Struktur Batang

Biologi : Akar

Akar


2.2.1.1 Akar berdasarkan asalnya dibagi menjadi dua kategori,yaitu:

  1. Akar primer (akar normal) yaitu akar yang yang berasal dari lembaga (embrio) dan biasanya tetap sepanjang hidup.
  2. Akar liar (akar adventif) yaitu akar yang muncul secara sekunder dari batang, daun atau jaringan lain yang mungkin permanen atau sementara.


2.2.1.2  Fungsi akar diantaranya :

  1. Untuk melekatkan tumbuhan pada media (tanah) karena akar memiliki kemampuan untuk menerobos lapisan tanah.
  2. Menyerap garam, mineral, dan air, melalui bulu-bulu akar, air masuk ke dalam tubuh tumbuhan
  3. Pada beberapa tanaman, akar digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan, contohnya pada ubi, kentang, wortel, dan lain2
  4. Pada tanaman tertentu, seperti bakau berperan untuk pernafasan.

Biologi : Struktur Dan Fungsi Organel-Organel Tumbuhan

Struktur Dan Fungsi Organel-Organel Tumbuhan


Tumbuhan memiliki bermacam-macam organ yang tersusun atas beberapa jaringan tumbuhan. Berdasarkan fungsinya, organ pada tumbuhan dibedakan menjadi organ sebagai alat hara (orgnna nutritiaum), dan organ reproduksi (organa reproductikum). 
Alat hara meliputi:
1. Akar
2. Batang
3. Daun, 
sedangkan organ reproduksi berupa putik dan benang sari yang terdapat pada bunga.

Biologi : Jaringan Pengangkut

Jaringan Pengangkut


Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas sel-sel xilem dan floem, yang membentuk berkas pengangkut (berkas vaskuler). Xilem berperan mengangkut air dan mineral dari dalam tanah ke daun, sedangkan floem berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

a. Xilem
Xilem merupakan jaringan kompleks karena tersusun dari beberapa tipe sel yang berbeda. Penyusun utamanya adalah trakeid dan trakea sebagai saluran pengangkut air dengan penebalan dinding sel yang cukup tebal sekaligus berfungsi sebagai penyokong. Xilem juga tersusun atas serabut, sklerenkim, serta sel-sel parenkim yang hidup dan berperan dalam berbagai kegiatan metabolisme sel. Xilem disebut juga sebagai pembuluh kayu yang membentuk kayu pada batang.
Trakeid dan trakea merupakan dua kelompok sel yang membangun pembuluh xilem. Kedua tipe sel berbentuk bulat panjang, berdinding sekunder dari lignin dan tidak mengandung kloroplas sehingga berupa sel mati. Perbedaan pokok antara keduanya, adalah pada trakeid tidak terdapat perforasi (lubang-lubang), hanya ada celah (noktah), berupa plasmodesmata yang menghubungkan satu sel dengan sel lainnya.
Sedangkan pada trakea terdapat perforasi pada bagian ujung-ujung  selnya. Transpor air dan mineral pada trakea berlangsung melalui perforasi ini, sedangkan pada trakeid berlangsung lewat noktah (celah) antar sel selnya. Sel-sel pembentuk trakea tersusun sedemikian rupa sehingga merupakan deretan sel memanjang (ujung bertemu ujung) membentuk pipa panjang (kapiler). Bentuk penebalan pada dinding trakea dapat berupa cincin spiral, atau jala.

b. Floem
Pada prinsipnya, floem merupakan jaringan parenkim.Tersusun atas beberapa tipe sel yang berbeda, yaitu buluh tapis, sel pengiring, parenkim, serabut, dan sklerenkim. Floem juga dikenal sebagai pembuluh tapis, yang membentuk kulit kayu pada batang. Unsur penyusun pembuluh floem terdiri atas dua bentuk, yaitu: sel tapis (sieve plate) berupa sel tunggal dan bentuknya memanjang dan buluh tapis (sieve tubes) yang serupa pipa. Dengan bentuk seperti ini pembuluh tapis dapat menyalurkan gula, asam amino serta hasil fotosintesis lainnya dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.